Tanggal Posting

February 2012
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Aktifitas


Anakku Batamat

Alhamdulillah Fia sudah Batamat Al Qur’an di Banua Kupang tanggal 28 Januari 2012/ 4 Rabiul Awal 1433H. 🙂

Batamat Al Qur’an atau Khatam Al Qur’an di Kalimantan Selatan, khususnya di Hulu Sungai mempunyai ciri-ciri khusus dalam upacara/prosesinya seperti adanya Pakaian dan perangkat lainnya ditambah lagi adanya arak-arakan yang menjadi tontonan.  Ciri-ciri acara batamat  antara lain:

Pakaian
Kostum dan perangkat yang mengikuti sang “pengkhatam”. Kostum bagi anak laki-laki adalah baju gamis (jubah khas timur tengah) lengkap dengan sorban dan patah kangkung yang dipakai di kepala. Sedangkan bagi anak perempuan memakai baju sejenis jubah berenda dan bulang yang dipakai di kepala. Kostum ini adalah pakaian yang biasa dipakai jemaah haji ketika mereka pulang ke kampung halaman.

Payung
Payung dibuat dari pelepah rumbia, batang tebu atau bambu.  Payung diberi hiasan kertas warna-warni, bendera kertas dan rentengan bunga harum.

Balai
Balai umumnya berbentuk miniatur masjid yang dibuat dari kayu, bambu atau pelepah rumbia, yang diberi hiasan dengan kertas warna-warni. Di dalam balai ditempatkan ketan putih dan ketan merah, ayam panggang, telur, dan makan-makanan kecil yang digantung. Untuk menambah semarak balai ditancapkan beberapa bendera dari kertas dan uang. Balai disangga biasanya diusung ketika prosesi arak-arakan menuju masjid atau rumah tempat batamat.

Prosesi
Prosesi dimulai saat anak keluar dari rumah untuk menuju masjid/tempat batamat (bisa juga rumah kalau tidak berbarengan dengan acara di masjid). Ketika di muka pintu, sang anak akan disambut dengan shalawat yang diiringi dengan lemparan baras kuning(beras kuning) bercampur uang koin ke halaman rumah. Anak-anak lain yang sudah menunggu di halaman rumah, akan memperebutkan uang koin yang dilemparkan tersebut. Selanjutnya sang anak akan diarak sambil dipayungi beserta rombongan lain menuju “tempat batamat”. Di bagian depan arak-arakan, sang “pengkhatam” berjalan sambil dipayungi diiringi oleh musik/rebana/hadrah serta balai yang diusung di belakangnya masing-masing.

Kemeriahan akan terasa lagi ketika rombongan arak-arakan ini tiba di tempat batamat. Mereka akan disambut dengan shalawat dan hamburan baras kuning. Acara batamat Al Qur’an dilaksanakan di dalam masjid/tempat batamat.

Hal yang unik dan ditunggu-tunggu para kerabat dan masyarakat yang hadir pada acara tersebut adalah saat-saat memperebutkan semua makanan dan uang yang ditempatkan di dalam balai. Saking berharapnya, setiap anak (tak terkecuali yang dewasa) sudah mengelilingi balai. Setiap orang siap-siap menjulurkan tangannya ke arah makanan dan bendera uang yang siap terlepas dari balai. Jika salah seorang sudah memulai mencabut bendera uang dengan tiba-tiba, maka serentak anak-anak dan orang tua berebut tanpa dapat dicegah lagi. Mereka akan memperebutkan semua makanan, ketan, telur, makanan ringan, bendera kertas, yang menjadi target utama biasanya adalah bendera uang.

Perebutan makanan dan bendera balai, biasanya terjadi pada saat pembacaan Surah Al Fiil. Entah apa hubungannya dengan bunyi ayat yang dibaca, namun pada bacaan “Alam tarakaii fafa ‘ala …”, maka serentak mereka yang telah siap dengan tangan menjulur akan menarik dan mengambil semua makanan dan bendera yang ada pada balai.

Pembacaan Al Qur’an diteruskan secara bergantian oleh “pengkhatam”, sampai pada Surah AN Naas, kemudian dilanjutkan lagi dengan membaca Surah Al Fatihah di bagian depan Al Qur’an. Hal ini dimaksudkan agar membaca Al Qur’an terus-menerus dilakukan walaupun telah mengkhatamkan Al Qur’an.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa khatam Al Qur’an, dan selanjutnya masyarakat yang hadir dipersilakan untuk mendatangi rumah yang memiliki hajat untuk menyantap hidangan yang disediakan.

Info yang mirip:
http://bumibanjar.blogspot.com/2010/04/batamat-al-quran.html

16 comments to Anakku Batamat

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>